Parah !!! Proyek Peningkatan Jalan Betonisasi Kassi Kebo-Salarang yang Menelan Anggaran Puluhan Miliar Rupiah Tidak Maksimal dan Lewati Batas Waktu Penyelesaian

MATARAKYAT.info, MAROS | Proyek infrastruktur peningkatan jalan beton (betonisasi) Kassi Kebo-Salarang yang dikerjakan PT. Te’ne Jaya dengan anggaran Rp. 22.952.535.000,00,- terdapat beberapa titik yang patah dan retak-retak, yang diduga pekerjaan betonisasi tersebut dikerjakan tidak secara maksimal dan telah melewati batas waktu yang disepakati sesuai .

Peneliti JIMAK, A. Hendra Jaya mengatakan, sesuai dengan papan proyek yang ada dilapangan, proyek betonisasi Kassi Kebo-Salarang tersebut mulai dikerjakan pada 08 Mei 2023 dan seharusnya proyek sudah rampung (selesai) pada 23 Desember 2023. Namun hingga saat ini aktivitas dilokasi proyek masih berlangsung.

A. Hendra Jaya juga menjelaskan selain keterlambatan waktu penyelesaian yang molor, proyek yang menelan anggaran puluhan miliar rupiah tersebut banyak retak dan patah. (23/12/2023)

Hasil pemantauan LSM JIMAK, terlihat hasil pekerjaan yang kurang maksimal dan kontraktor PT. Te’ne Jaya gagal menjalankan proyek raksasa dari Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan dan Pertanahan Kab. Maros.

Lebih lanjut, jelas A. Hendra Jaya, banyaknya beton yang retak dan patah yang diduga dikarenakan lemahnya sistem pengawasan dengan tidak adanya metode pekerjaan yang jelas, ditambah lagi tidak adanya quality control baik secara teknis di lapangan , sehingga menyebabkan kualitas pengerjaan proyek tidak memenuhi standar kualitas.

“Kami akan mendesak, agar pihak Dinas  memeriksa pekerjaan tersebut. Selain mengalami patah dan retak di beberapa ruas jalan beton tersebut, kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Kejakssan Negeri Maros dan APH lainnya untuk melanjutkan temuan ini keranah hukum dan kami minta Pemkab Maros tegas memberikan sanksi blacklist terhadap PT. Te’ne Jaya” tegas A. Hendra Jaya. (adt/mr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *